Naar De Haagse Markt : Apa Yang Menarik? Part 1

naar de haagse markt

De Haagse Markt atau di kalangan penduduk setempat dikenal dengan nama Hobemarkt, adalah pasar open air terbesar di Belanda. Bahkan salah satu yang terbesar di Eropa. Setidaknya itu yang disebutkan di websitenya. Saya sendiri belum pernah bikin studi banding soal ukuran pasar di Belanda. Sejauh ini selain De Haagse Markt hanya pernah mengunjungi Markthal dan Blaak Markt di Rotterdam. Tapi tidak seperti Markthal yang mengusung konsep pasar dalam mall dengan arsitektur modern, De Haagse Markt merupakan pasar outdoor yang nampak seperti pasar tradisional di Indonesia yang ditata secara modern. Kalau pernah mengunjungi pasar-pasar modern di kota mandiri seperti BSD dan Alam Sutera, kurang lebih suasananya seperti itu. Cuma agak sedikit lebih maju, di BSD dan Alam Sutera kita tidak perlu takut kehujanan. Di De Haagse Markt karena konsepnya outdoor, ya mesti siap kehujanan. Apalagi kalau pas winter, mesti siap dengan jaket tebal buat keliling pasar. Bedanya lagi sama Markthal, De Haagse Markt punya jumlah stall penjual yang jauh lebih banyak. Pasarnya saja punya tiga lorong dengan barisan stall yang memanjang masing-masing hingga 800 meter. Demikian pula kalau dibandingkan dengan Blaak Markt, De Haagse Markt masih jauh lebih lengkap dan lebih nyaman. Mungkin karena alasan ini banyak orang memilih untuk berbelanja di sini… naar De Haagse Markt.

Awalnya ke pasar ini karena nyari ikan segar di Delft yang tidak kunjung ketemu. What I meant by ikan segar adalah ikan yang lengkap kepala sampai ekor. Masalah ditangkapnya sudah berapa jam atau berapa hari atau bahkan berapa bulan tidak lagi saya pikirkan. Dan seukuran kota Delft ini tidak ada satupun yang menjual yang seperti itu. Ada sih memang di supermarket, tapi dalam keadaan beku. Yang nampak tidak segar di mata saya. Itu keheranan saya yang pertama dengan kota ini. Tak ada pasar tradisional yang menjual ikan segar. Nampak aneh bagi pendatang yang dibesarkan di pulau dengan pasar tradisional yang dibanjiri ikan segar.

Akhirnya setelah bertanya ke teman-teman yang sudah lama menetap di Delft, disarankan ke Hobermarkt alias De Haagse Markt yang hitungannya berada di luar kota Delft. Karena pasar ini berada di kota yang bersebelahan dengan Delft, yaitu Den Haag. Beruntungnya, dari stasiun Delft ada bis langsung ke Hobemarkt tiap 30 menit sekali. Perjalanan dengan bis sekitar 30 menit untuk sampai ke Hobemarkt. Terkadang kalau sedang buru-buru dan hanya punya waktu sedikit untuk ke pasar, dari stasiun Delft saya biasanya naik kereta hingga stasiun Den Haag HS dan disambung tram no 11 atau no 12 dan turun di halte Hoefkade dekat Hobemarkt. Meskipun harus sambung menyambung moda transportasi tapi cara ini saya rasa lebih singkat daripada mesti menunggu bis yang hanya datang tiap 30 menit sekali. Sementara kereta ke Den Haag HS datangnya tiap 15 menit sekali bahkan kurang dari itu. Demikan pula dengan tram.

Selain jumlah stall penjual yang banyak, berita baiknya, pasar ini baru saja direnovasi. Sebelumnya, para pembeli sering merasa kurang nyaman dengan jalanan yang tidak rata dan seringkali becek dengan tanah yang basah. Sekarang suasananya agak lebih nyaman dengan jalanan yang sudah dibuat hardfloor. Selain itu juga, De Haagse Markt kini dilengkapi dengan toilet yang bersih untuk pengunjung.

Berikut, beberapa hal menarik yang bisa ditemui di pasar ini.

1. Ikan segar dan beraneka jenis seafood

de haagse markt
ikan di de haagse markt

Kalau butuh ikan untuk acara barbeque, saya pasti ke sini. Berbagai jenis ikan hingga jenis seafood lain seperti baby octopus, kerang-kerangan dan udang bisa anda temukan di stall penjual ikan di De Haagse Markt. Yang paling menyenangkan adalah harganya relatif lebih murah dibandingkan ikan beku maupun seafood yang kita beli di supermarket. Mereka juga biasanya memberikan diskon yang lumayan besar untuk ikan-ikan sisa yang belum terjual. Jangan takut untuk menawar karena mereka memang memasang harga untuk ditawar. Asal nawarnya ga keterlaluan aja. Biar penjualnya ga cemberut melayani anda..hehe. Kita bisa meminta ikan untuk dibersihkan maupun di-fillet. Bapak-bapak yang kebanyakan berwajah timur tengah ini dengan senang hati akan melayani anda. Dan karena kebanyakan meraka berasal dari timur tengah , mereka dapat melayani anda dalam bahasa arab selain bahasa belanda dan inggris. Saya sering mendengar bapak-bapak penjual ini melayani pembeli dalam bahasa arab. Mungkin sedikit membantu anda menawar kalau anda bisa berbahasa arab. Entahlah.

2. Halal Slagerij

naar de haagse markt
halal slagerij di de haagse markt

Halal Slagerij atau toko daging dan ayam halal sekarang bisa anda temukan tepat di depan jejeran stall penjual ikan. Ada beberapa stall daging yang menyediakan halal slagerij. Buat saya yang muslim, ini tentu saja memudahkan kalau hendak berbelanja bahan pangan untuk seminggu. Sekali jalan bisa belanja ikan maupun daging atau ayam.

3. Buah dan Sayur Murah

de haagse markt
buah murah di de haagse markt
sayur murah di de haagse markt
sayur murah di de haagse markt

Selayaknya pasar, buah dan sayur pasti selalu tersedia. Dan di De Haagse Markt, harganya jauh lebih murah dibandingkan harga supermarket. Saya sering beli anggur maupun strawberry segar yang dijual dengan harga 1 euro per bakje. Istimewanya lagi, sayur, buah-buahan maupun rempah dari asia bisa kita temukan di sini. Tinggal telusuri saja stall para penjual ini.

4. Bakery

bakerij naar de haagse markt
bakery di de haagse markt 

Ingin sesuatu yang manis yang bisa menemani perjalanan anda menelusuri pasar atau sekedar oleh-oleh untuk orang di rumah, anda bisa mampir ke berbagai gerai yang menjual roti maupun kue-kue. Jika kita meragukan kehalalan bahan pembuat roti ataupun kuenya, kita bisa bertanya langsung ke penjualnya. Kita bisa menanyakan apakah bahannya mengandung lemak babi atau alkohol, atau meniru cara teman saya bertanya, apakah ini sesuai untuk vegetarian atau tidak. Biasanya mereka bersedia menjelaskan atau memberi pilihan yang sesuai dengan keinginan kita asal kita bertanya dengan sopan. Terkadang memang kita bisa mendapat respon yang tidak begitu friendly untuk pertanyaan seperti ini, but still..worth to try, right?

5. Keju

kaas naar de haagse markt
keju di de haagse markt

Tidak ada pasar di Belanda yang tidak menjual keju. Tidak berlebihan karena keju adalah makanan utama di Belanda dan diproduksi dalam jumlah besar. Tidak heran di pasar-pasar tidak sulit menemukan ‘bongkahan’ keju yang dijual di stall penjual makanan. Begitu pula di De Haagse Markt. Walaupun bagi saya yang tidak terlalu menggemari keju dan mengkonsumsi keju dengan stremsel yang halal, ini mungkin stall yang tidak pernah saya kunjungi di pasar ini. Tapi anda bisa mencoba untuk menanyakan apakah mereka menyediakan keju dengan vegetarisch stremsel yang bisa jadi pilihan halal diet.

Karena pasar ini memang gede…ya pasti isinya bukan ini aja. Masih banyak stall-stall lain yang menjual berbagai keperluan. Toko busana muslim, mie vietnam juga ada di pasar ini. Silahkan  cek tkp di naar de haagse markt part 2.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.